fbpx
Insekstisida sistemik

Ini Daftar Pilihan Insektisida Sistemik untuk Ulat

Sudah menjadi rahasia umum bahwa ulat merupakan musuh alami tanaman. Serangga yang satu ini menjadi hama yang harus dibasmi. Anda bisa membasmi ulat menggunakan insektisida sistemik. Penggunaan insektisida sistemik untuk ulat dinilai menjadi cara yang sangat ampuh dan simpel.

Insektisida yang memiliki cara kerja sistemik sangat dianjurkan untuk menghadapi hama ulat terutama untuk ulat yang berada dalam jaringan tanaman. Ada berbagai jenis produk insektisida sistemik yang dapat Anda gunakan untuk membasmi serangan ulat. Beberapa di antaranya, dapat Anda simak pada uraian berikut ini.

Insektisida sistemik syngenta

Syngenta merupakan produsen pestisida terkemuka yang ada di Indonesia dengan bebragai produk perlindungan tanaman yang sangat dikenal oleh petani, baik berupa insektisida sistemik maupun kontak, fungisida sampai herbisida.

Beberapa jenis insektisida sistemik produksi syngenta

Virtako 300 SC

Virtako 300 SC  merupakan salah satu produk insektisida sistemik untuk ulat yang dapat diandalkan. Produk ini termasuk jenis insektisida cair yang dikhususkan untuk mengendalikan hama penggerek batang pada tanaman padi

Virtako 300 SC mengandung bahan aktif berupa klorantraniliprol 100 g/l dan tiametoksam 200 g/l. Produk ini berfungsi sebagai insektisida racun kontak dan sistemik yang berbentuk pekatan suspensi.

Plenum 50 WG

Untuk mengendalikan wereng pada tanaman padi, syngenta mengandalkan produk insektisda sistemik mereka dengan merek dagang plenum 50 WG, insektisida berbahan aktif pimetrozin ini mampu mengendalikan semua jenis wereng dipertanaman padi untuk semua stadia dengan metode tri block yang tidak dimiliki oleh insektisida jenis lainnya.

Baca juga :  Bahan aktif pestisida yang tidak boleh dicampur

Insektisida berbentuk butiran ini harus disuspensikan dengan air sebelum digunakan dengan dosis yang cukup rendah.

Insektisida sistemik lainnya

Apronil 50 SC

Apronil 50 SC merupakan salah satu insektisida yang sangat ampuh untuk mengusir ulat. Insektisida berbentuk cair ini mengandung bahan aktif berupa fipronil 50 g/l. Produk ini bekerja secara sistemik racun kontak dan lambung dengan bentuk pekatan suspensi.

Balistic 50 SC

Produk insektisida yang memiliki cara kerja sistemik ini secara garis besar serupa dengan Apronil 50 SC. Balistic 50 SC juga mengandung bahan aktif berupa fipronil 50 g/l. Selain itu, produk ini juga berfungsi sebagai insektisida sistemik pada racun kontak dan lambung dengan bentuk pelekatan suspensi.

Hokitan 500 SL

Hokitan 500 SL merupakan salah satu produk insektisida sistemik untuk ulat yang berbentuk cair. Produk yang satu ini memiliki kandungan 500 g/l dimehipo sebagai bahan aktifnya. Selain berfungsi sebagai insektisida sistemik, Hokitan juga merupakan racun kontak dan lambung berbentuk larutan dalam air.

Hypolax 400 SL

Insektisida sistemik yang satu ini sangat membantu membasmi hama ulat pada tanaman. Hypolax 400 SL diproduksi dengan kandungan bahan aktif berupa dimehipo sebesar 400 g/l. Insektisida yang memiliki cara kerja sistemik ini berfungsi sebagai racun kontak dan lambung yang berbentuk larutan.

Hypotext 500 SL

Untuk membasmi ulat pada tanaman, Anda juga dapat mengandalkan Hypotext 500 SL. Produk insektisida ini memiliki cara sistemik yang berfungsi sebagai racun kontak dan lambung. Hypotext 500 SL berbentuk larut dalam air. Produk ini memiliki bahan aktif berupa dimehipo 500 g/l.

Joki 400 SL

Joki 400 SL juga tidak kalah kredibel untuk digunakan sebagai insektisida untuk ulat. Bahan aktif yang terkandung dalam produk ini, yaitu 400 g/l dimehipo. Produk insektisida yang satu ini digunakan dengan cara kerja sistemik sebagai racun kontak dan lambung yang berbentuk larutan dalam air.

Baca juga :  Agar tidak salah penggunaan, sebaiknya kenali kelompok Herbisida sebelum digunakan

Panzer 290 SL

Panzer 290 SL merupakan salah satu jenis insektisida yang dapat diandalkan untuk membasmi hama ulat pada tanaman. Insektisida ini mengandung bahan aktif berupa 290 g/l bisultap. Produk yang berupa larutan dalam air ini berfungsi sebagai insektisida sistemik, racun kontak dan lambung.

Regent 50 SC

Untuk membasmi hama ulat pada tanaman, Anda dapat mengandalkan Regent 50 SC. Regent merupakan suatu jenis insektisida dengan cara kerja sistemik sebagai racun kontak dan lambung. Produk yang satu ini juga dilengkapi fungsi sebagai zat pengatur pertumbuhan tanaman.

Produk insektisida yang satu ini mengandung bahan aktif berupa fipronil sebesar 50 g/l. Regent 50 SC dapat Anda jumpai dengan bentuk pekatan suspensi.

Respect 200 EC

Respect 200 EC merupakan pilihan tepat bagi Anda yang ingin membasmi hama ulat yang sangat mengganggu tanaman. Insektisida yang satu ini berfungsi sebagai racun kontak, lambung, dan sistemik. Produk berbentuk pekatan yang dapat diemulsikan ini memiliki bahan aktif 200 g/l karbosulfan

Spontanking 400 SL

Produk insektisida lain yang dapat Anda gunakan untuk membasmi ulat, adalah spontanking 400 SL. Insektisida ini memiliki bahan aktif berupa monosultap sebesar 400 g/l. Spontanking 400 SL menjadi insektisida dengan cara kerja sistemik, racun kontak dan lambung yang berbentuk larutan dalam air.

Taurus 200 EC

Menggunakan Taurus 200 EC bukan pilihan buruk untuk membasmi hama ulat pada tanaman. Hal tersebut dikarenakan produk insektisida ini memiliki bahan aktif berupa karbosulfan sebesar 200 gl.

Selain itu, Taurus 200 EC juga berfungsi sebagai racun kontak, lambung, dan sistemik. Produk ini berupa pekatan yang bisa diemulsikan.

 

 

Cek Juga

memilih herbisida lahan pasang surut

Memilih herbisida yang tepat untuk padi pasang surut

Lahan pasang surut atau sawah pasang surut adalah lahan sawah yang tergantung pada air sungai …

Insektisida Mikrobiologi dari Bakteri

Sama seperti jamur, bakteri juga bisa digunakan sebagai agen hayati dalam pengendalian OPT tanaman perbedaan …

Insektisida Mikrobiologi Dari Jamur

Dalam penerapan pertanian organik atau berbasis lingkungan penerapan agen hayati untuk pengendalian Hama dan Penyakit …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *